SITI FATIMAH_20624038
Etika Profesi Keguruan B
PENDAHULUAN
Pada abad pendidikan yang ke-21 sangat
mencolok dengan suatu ciri dimana tiap individunya mendapatkan pembelajaran
tanpa berkaitan dengan waktu dan ruang. Pergerakan ada perubahan diera sekarang
terlihat jelas dari segi perubahan seperti
adanya pembelajaran yang tak terbatas dalam pengetahuan yang tertata rapi,
dalam model pembelajaran yang lebih bebas, penggunaan untuk menghasilkan suatu dorongan
pembelajaran mandiri, dan adanya perbedaan metode untuk pembelajaran dengan memanfaatkan
dari berbagai sumber (Simbolon, B.R.
2022).
Sejak munculnya perkembangan IA yang
mengalami kemajuan dan tantangan yang tidak selalu berjalan secara berurutan.
Diera digital informasi berkembang maju dengan cepat dan berpengaruh besar
dalam berbagai bidang termasuk pendididikan. Penggunaan AI disektor Pendidikan
menjadikan proses belajar mengajar lebih maksimal, berpengaruh, dan mudah
diakses meski tetap memiliki dampak yang baik maupun buruk.
Pendidikan sangat berperan dalam
pengembangan kemampuan dan sikap siswa, sehingga harus beradaptasi dengan
kemajuan teknologi dalam pembelajaran. Teknologi dalam pembelajaran dapat
berfungsi sebagai tujuan kurikulum, sumber daya pembelajaran, dan metode yang
akan digunakan dalam menilai sikap dan kinerja seorang siswa. Keberhasilan
pembelajaran sangat bergantung pada strategi dan media yang dipilih oleh seorang pendidik termasuk
penggunaan IA sebagai sarana enovatif.
Pengggunaan IA dalam pembelajaran
kimia dapat meningkatkan suatu pemahaman konsep yang saling berhubungan dalam
proses data besar dan pelatihan secara interaksi. Namun, penerapannya juga
menghadapi berbagai tantangan yang perlu diperhatikan agar teknologi dapat
mendukung tujuan dalam pembelajaran.
ISI
Peluang AI dalam Pembelajaran Kimia
1.
Pembelajaran
Personalisasi
Setiap peserta didik pasti memiliki
kebutuhan dan ciri khas dalam belajar, Adanya bantuan AI seorang guru dapat
melakukan algoritma dalam pembelajaran teknologi agar dapat mengenal prefensi pembelajaran
setiap siswa dengan menyediakan berbagai bahan belajar yang harus diselaraskan dengan
keperluan peserta didik secara mandiri / perorang (Mambu, J. G. 2023).
Penerapan AI dalam pembelaran kimia menghasilkan suatu motivasi yang lebih baik
untuk siswa lantaran pengalaman pembelajaran yang diselaraskan dengan
progam fleksibel, yang dapat menghasilkan suatu proses belajar lebih mudah dipahami dan lebih
menarik.(Muchamad, M. K., dkk. 2020). Adanya suatu kesanggupan menganalisis
data secara mandiri bagi siswa, kecerdasan buatan dapat mensupport menyelaraskan
berbagai bahan ajar,umpan balik aktif, dan pembelajaran yang paling cocok untuk
tiap siswa. AI bisa membantu pendidik dalam memberi perhatian yang khusus
kepada siswa yang membutuhkan konsentrasi lebih.
2.
Simulasi
dan Visualisasi Kimia
Pelajaran kimia sering kali melibatkan
konsep-konsep yang suliat dipahami secara visual, seperti reaksi kimia,
perubahan energi dan struktur molekul AI juga dapat digunakan dalam
pengembangan simulasi interaktif yang mengizinkan peserta didik
memvisualisasikan proses kimia secara dinamis . Contohnya seperti Avogadro dan
ChemDraw. Avogadro yang merupakan jumlah suatu partikel dalam satu mol zat dan
ChemDrew merupakan Perangkat lunak kimia yang digunakan untuk menggambar suatu
struktur molekul dan reaksi kimia dalam dua dimensi secara profesional.
3.
Analisis
Data dan Prediksi Reaksi Kimia
Menganalisis dan prediksi reaksi kimia
merupakan suatu bidang yang menggabungkan ilmu kimia, teknologi komputasi, dan
ilmu data guna memahami dan memprediksi perilaku reaksi kimia berdasarkan
sebuah data eksperimen atau data historis. Teknik ini digunakan untuk
kepentingan penelitian industry, kimia, dan pengembangan berbagai obat untuk
mempercepat proses penemuan dan optimisasi reaksi kimia. Pendekatan dalam
menganalisis data dan prediksi reaksi kimia antara lain yaitu Pemodelan reaksi
kimia, machine learning dalam prediksi reaksi kimia, analisis data kimia,
simulasi komputasi, dan penggunaan data besar (big data) dalam kimia.
Tantangan AI dalam Pembelajaran
Kimia
1.
Ketergantungan
Teknologi
Keterkaitan pada teknologi dapat
memengaruhi Kesehatan jiwa seperti kegelisahan, tanda kecemasan, dan insomnia (Gumelar,
G., 2023). Menurut studi yang diarahkan oleh (Gumelar. G., 2023) keterkaitan pada
internet dan permesinan dapat menyebakan gangguan perilaku seperti kecemasan
Ketika tidak menggunakan perangkat digital, obsesi terhadap internet, dan lenyapnya
kekuasaan akan penggunaan teknologi semakin besar kemungkinan berdampak buruk
pada masalah Kesehatan mental. Dengan menggali peluang inovatif secara cermat
yang dianjurkan oleh AI untuk pembelajaran kimia dan merespon dengan bijak
adanya hambatan yang mengindetifikasi dapat menjadikan dasar yang kokoh dalam
pemanfaatan strategi yang tearah dapat menyatukan teknologi AI dengan efektif
dalam belajar pendidikan kimia.
2.
Kurangnya
Ketrampilan Guru dalam Menggunakan AI
Banyak guru yang masih banyak belum
memiliki keahlian khusus dalam bidang teknologi. Dibutuhkan latihan dan
sosialisasi agar pendidik mampu memanfaatkan AI secara bijaksana dalam pengajaran
kimia. Adanya peningkatan dengan empat elemen dalam sistem pendidikan membutuhkan
tanggapan yang kreatif dalam menghadapi
era industri 4.0. Salah satu langkah yang di rekomendasikan oleh pemerintah
adalah dengan melakukan pergerakan literasi baru yang mengganti aksi lama
dengan focus pada ketiga aspek utama yaitu: literasi digital, literasi manusia,
dan literasi teknologi. tiga aspek ini diyakini sebagai keterampilan penting yang
diperlukan untuk masa datang, khususnya dalam era industri 4.0 (Aoun dalam
Ghufron, G. 2018).
3.
Kemungkinan
Penurunan Keterlibatan Siswa
Pengajaran interaktif dan gamifikasi
merupakan suatu pendekatan yang menggunakan elemen interaktivitas dan mekanisme
permainan untuk meningkatkan suatu keterlibatan, motivasi dan pemahaman peserta
didik. Dalam pendekatan ini bermanfaat dalam prinsip psikologi teknologi,
belajar, dan desain permainan untuk menciptakan suatu lingkungan pembelajaran
yang lebih menarik dan efektif.
PENUTUP
Dapat disimpulkan bahwa penggunaan
Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran kimia menghadirkan peluang
besar sekaligus tantangan yang perlu dikelola dengan bijaksana. Dari sisi
peluang, AI mampu memfasilitasi pembelajaran yang lebih personal, menyesuaikan
kebutuhan setiap peserta didik, serta meningkatkan motivasi melalui materi
adaptif. Selain itu, AI menyediakan simulasi dan visualisasi interaktif yang
membantu memahami konsep kimia abstrak, serta mendukung analisis data dan
prediksi reaksi kimia sehingga sangat bermanfaat dalam pendidikan maupun
penelitian.
Namun, penerapannya tidak terlepas dari
tantangan. Ketergantungan pada teknologi dapat memengaruhi kesehatan mental dan
perilaku, sementara keterbatasan keterampilan guru dalam mengoperasikan AI
menuntut adanya pelatihan dan peningkatan literasi digital, teknologi, dan
manusia. Di sisi lain, penggunaan AI yang kurang tepat juga berpotensi
menurunkan keterlibatan siswa, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang
tetap interaktif dan berpusat pada peserta didik.
Secara keseluruhan, AI
dapat menjadi sarana inovatif yang memperkuat pembelajaran kimia apabila
dimanfaatkan secara tepat, dengan dukungan kesiapan guru, pengawasan penggunaan
teknologi, serta integrasi pedagogi yang seimbang. Dengan demikian, AI bukan hanya
alat, tetapi juga peluang untuk meningkatkan kualitas pendidikan kimia di era
digital.
Daftar Pustaka
Ghufron,
G. (2018, September). Revolusi Industri 4.0: Tantangan, Peluang, dan solusi
bagi dunia pendidikan. In Seminar Nasional Dan Diskusi Panel Multidisiplin
Hasil Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2018 (Vol. 1, No. 1).
Gumelar,
G. (2023). Catatan Editor: Menavigasi Tantangan dan Menciptakan Peluang, Peran
Vital Ilmu Psikologi di Era Kecerdasan Buatan. Jurnal Penelitian dan Pengukuran
Psikologi: JPPP, 12(1), 1-4.
Mambu, J.
G., Pitra, D. H., Ilmi, A. R. M., Nugroho, W., Leuwol, N. V., & Saputra, A.
M. A. (2023). Pemanfaatan Teknologi Artificial Intelligence (AI) Dalam
Menghadapi Tantangan Mengajar Guru Di Era Digital. Journal On Education, 6(1),
2689-2698.
Muchamad,
M. K., Gani, T. A., & Wahyuni, P. (Eds.). (2020). Kampus Merdeka Seri 1:
Menilik Kesiapan Teknologi Dalam Sistem Kampus. Syiah Kuala University Press.
Simbolon,
B. R. (2022). Transformasi Pendidikan Abab 21.
0 Comments